Pagelaran (15/7)-Warga Desa Clumprit Kecamatan Pagelaran terbilang luar biasa. Meski warganya bukan terdiri dari orang kaya raya, mereka tetap mampu membuat masjidnya menjadi megah diantara masjid lainnya.
Berkat swadaya yang mereka kumpulkan, masjid ini berhasil direnovasi secara bertahap selama 3 tahun dan menghabiskan dana sebesar Rp. 551 Juta. “Dana tersebut murni swadaya dan kita sudah sepakat untuk tidak mencari dana itu dengan meminta amal jariyah di jalan raya, jadi ini murni swadaya warga Clumprit,” ujar Muchlas Arifin, ketua panitia renovasi masjid sesaat sebelum peresmian Masjid Baiturrahman, Kamis (15/7).
Muchlas menambahkan, awalnya tahun 2007 takmir masjid bermusyarawah untuk membahas perencanaan renovasi. Waktu itu takmir masih berembug apakah perlu direnovasi semua atau sebagian saja. Akhirnya takmir sepakat untuk merenovasi keseluruhan bagian masjid. “Akhirnya diputuskan untuk merenovasi semua meski kalkulasinya mencapai Rp. 551 juta. Padahal waktu itu takmir hanya punya dana Rp. 20 Juta,” ulasnya.
Selama renovasi itu, masyarakat di 13 RT di wilayah Clumprit Krajan melakukan kerja bhakti. 7 RT mendapat giliran bekerja shift siang sedangkan sisanya pada malam hari. “Kebersamaan warga Clumprit amat kelihatan saat kerja bhakti itu dilakukan,” cerita Muchlas.
Pantas kiranya bila masyarakat desa itu merayakan hasil gotong royong mereka. Siang hari sebelum peresmian, masyarakat dihibur dengan drum band, reog, dan liang liong. Warga setempat juga berkeliling desa melakukan karnaval. Inilah yang membuat Bupati Sujud Pribadi bangga. “Membangun itu harus dilandasi dengan semangat kerukunan,” pesannya singkat. (Humas/Ali SM)