Berita

30 Persen Warga Turen Ambil Bagian Ramaikan Karnaval

 | dibaca 606 kali


Turen, (19/8) Usai menghadiri Pembukaan pengajian umum khususiyah Jamaah Thoriqoh Al Qodriyah Wannasyabadiyah Al Maqbul se Malang Raya yang dipusatkan di Desa Karangnongko Kec. Poncokususmo. Bupati Malang, H. Rendra Kresna langsung bertolak menuju Desa Gedog Wetan, Kec. Turen, Minggu (18/8) guna memberangkatkan karnaval dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68. Kegiatan yang mengambil start di depan rumah Kades Gedog Wetan tersebut diikuti 15 RW yang ada di Desa Gedog Wetan atau hampir 30 % penduduk turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Tema yang diangkatpun beragam, tak heran jika anemo masyarakat untuk saksikan kegiatan ini cukup besar.
Berbagai atraksi ditampilkan oleh masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai pengrajin sangkar burung, pengrajin tempe dan pandai besi ini. Mulai dari tema perjuangan, ogoh-ogoh, bhineka tunggal ika, hingga cerita ramayana tentang Rama dan Prabu Dasamuka yang menculik Dewi Shinta. Tema yang diusung  masing-masing peserta memang terbilang cukup unik. Mereka semua berlomba untuk menampilkan tontonan yang menghibur masyarakat Gedong Wetan dan sekitarnya serta masyarakt Malang Selatan yang juga  hadir. Disamping juga melestarikan budaya yang ada.
Kehadiran Bupati untuk bisa bersama-sama menyaksikan karnaval yang menjadi tradisi tahunan warga Gedog Wetan setiap Bulan Agustus ini menurut, Budiono, ST, Kades Gedog Wetan yang juga mewakili ketua panitia ini, sangat dinanti-nantikan masyarakat. “Kehadiran serta apresiasi yang Bapak Bupati berikan menjadikan kami haru. Sejak tahun 80’an tradisi karnaval tiap bulan Agustus yang kami adakan, baru kali ini dihadiri Bupati.”
Kesempatan tersebut tak disia-siakan orang nomor satu di Kabupaten Malang ini untuk bersilaturahmi, dan berhalal bi halal dengan masyarakat setempat. “Dalam kesempatan ini saya ingin juga mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan bathin. Saya bangga dengan masyarakat Gedong Wetan yang guyub rukun, semoga kedepan akan lebih maju lagi. Karena dengan kerja keras kegiatan pembangunan akan berhasil. Begitu pula halnya dengan kebudayaan, siapa lagi yang akan melestarikan budaya kita jika bukan kita sendiri.”
Ditempat terpisah, Gitono, Ketua Seksi Lomba mengatakan baru kali ini kegiatan karnaval dilaksanakan tanggal 18 Agustus, “Biasanya kita menggelar karnaval ini, tepat pada tanggal 17 agustusnya.” Kesadaran dan juga semangat masyarakat  Desa Gedog Wetan untuk menggelar kegiatan karnaval di tiap agustus menurut Gitono memang cukup tinggi, “Mereka yang mampu tak enggan untuk mengeluarkan biaya, berswadaya untuk bisa mengisi acara agustusan ini dengan berbagai kegiatan yang menghibur masyarakat. Bahkan selain karnaval dan pada puncak acara pada tanggal 20 Agustus ada ludruk, ditingkat RW pun masyarakat masih menggelar hiburan masyarakat seperti campur sari, orkes, atau kesenian-kesenian lain.”(Humas/ind)



Home | Pasang Banner | Redaksi | Syarat & Kondisi

Visit & Enjoy of Kabupaten Malang - Copyright 2013 Pemerintah Kabupaten Malang
Jl. Panji No. 158 Kepanjen, Malang - Telp. (0341) 392024 - Fax. (0341) 326791 - 392024