Berita

Pemkab Akan Bantu Sidoasri

 | dibaca 756 kali


Desa yang merupakan hasil pemekaran Desa Tambak Asri ini, memiliki banyak kekayaan alam. Akan tetapi, salah satu masalah serius yang harus dibenahi adalah akses jalan menuju desa ini yang kondisinya rusak parah. Tak heran bila masyarakat tidak bisa maksimal menjual hasil bumi keluar daerah serta mempromosikan wisata Pantai Perawan nan elok dan alami dengan deburan ombak serta pantai yang berpasir putih. Wabup yang datang bersama kepala SKPD, camat dan pihak BRI mengatakan, semua yang dimiliki desa ini sepatutnya perlu mendapat perhatian serius. Ia juga memperhatikan masalah jalan. "Karena jalan merupakan prasarana vital bagi suatu daerah, dengan adanya jalan yang baik, segala aktivitas desa akan lancar. Sehingga nantinya desa juga mengalami kemajuan yang pesat," kata wabup.

Pemkab. nantinya akan membantu mengupayakan perbaikan jalan serta pengembangan dan pembangunan kawasan Pantai Perawan dengan jalan pemberian dana yang wujudnya juga akan melibatkan masyarakat didalamnya. "Yaitu pembangunan secara kemitraan, nantinya masyarakat saya harapkan bergotongroyong dan ikut serta dalam pembangunan didesa ini," tambahnya. Ia juga menyampaikan paparan peran masing-masing SKPD dilingkungan Pemkab dalam upaya memajukan masyarakat Kab. Malang. Terakhir, wabup tidak lupa mengingatkan agar selalu menjaga kerukunan, baik inter dan antar umat beragama. Kades Sidoasri, Sih Reno Wibowo, mengatakan desa ini sangat berpotensi sekali.

Selain berprofesi sebagai nelayan dan petani (lahan kering dan basah), masyarakat yang mayoritas beragama kristen juga ada yang memelihara udang windhu untuk eksport sebagai produk unggulan. Produk lainnya yang mudah ditemui antara lain buah-buahan, seperti pisang, kelapa, durian, rambutan dan manggis. Masyarakatnyapun juga menjunjung tinggi perbedaan, walaupun disini paling banyak adalah umat kristen. Kerukunan antar umat beragama sudah terjalin baik sejak lama. Mereka mempunyai satu niat, yaitu hidup rukun untuk memajukan Desa Sidoasri. Satu-satunya jalan menuju desa ini sepanjang 43 kilometer dari jalan utama menuju Pantai Sendang Biru kondisinya sangat memprihatinkan.

"Padahal jalan itulah yang setiap hari dipakai masyarakat sebagai akses untuk menjual berbagai hasil bumi keluar desa, kadang ke Turen dan Dampit," keluhnya. "Masalah lain adalah kurangnya jembatan penghubung antar lokasi, dari kebutuhan 2 buah jembatan, saat ini masih mempunyai 1 buah jembatan. Sedang wisata Pantai Perawan yang masih alami juga perlu dibangun dan dikembangkan," tambahnya.

Hal yang sama juga diamini oleh Paiso dan Suko Waspodo, warga desa, saat berdialog dengan Wabup. Bahwa permasalahan yang telah lama ada didesa ini adalah masalah tersebut. Masyarakat sangat gembira sekali mendapat kunjungan Wabup, terbukti saat acara dialog mereka berjejeal di Balai Desa. Mereka berharap pemkab segera membantu pembangunan jalan serta jembatan dan pengembangan wisata pantai agar desa ini juga bisa maju layaknya desa lain, terutama desa pantai. (Humas/loh)



Home | Pasang Banner | Redaksi | Syarat & Kondisi

Visit & Enjoy of Kabupaten Malang - Copyright 2013 Pemerintah Kabupaten Malang
Jl. Panji No. 158 Kepanjen, Malang - Telp. (0341) 392024 - Fax. (0341) 326791 - 392024