Berita

Pemerintah Sosialisasikan TKI Melalui Kesenian

 | dibaca 1936 kali


     Kepanjen (26/11) - Ribuan warga Kabupaten Malang menghadiri sosialisasi penempatan dan perlindungan TKI melalui kesenian tradisional yang diselenggarakan oleh BNP2TKI di depan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat malam (25/11). Sosialisasi melalui media tradisional yang digelar di Kabupaten Malang kemarin menampilkan kesenian ludruk Cak Kartolo dkk serta musik bernuansa Jawa yakni Cak Didik.
     Kepala BNP2TKI Moh. Jumhur Hidayat yang hari itu baru tiba di tanah air setelah kunjungan kerja ke Dubai (Uni Emirat Arab) dan Khartoum (Sudan) juga hadir di tengah ribuan warga. Tampak pula Bupati Malang H. Rendra Kresna serta Sri Rahayu dan Hj. Endang Agustini Syarwan Hamid yang merupakan anggota komisi IX DPR RI. Acara tersebut berbarengan dengan peringatan HUT ke-1251 Kabupaten Malang. Banyak hal terkait kebijakan pengaturan TKI yang disampaikan Jumhur kemarin. “Kabupaten Malang merupakan salah satu penyumbang TKI terbesar di Jawa Timur. Sehingga pengaturan TKI harus jelas,” tegas Jumhur.
     Ia menegaskan, pemerintah akan kembali membuka pengiriman TKI ke Malaysia mulai 1 Desember mendatang. Moratorium dengan Malaysia akan dibuka kembali setelah Pemerintah Indonesia melakukan lobi-lobi agar pemerintah Malaysia juga melakukan perlindungan. Langkah serupa juga tengah dilakukan dengan negara-negara Arab yang selama ini kurang memberikan perlindungan yang layak kepada para TKI. Ia menghimbau, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, para calon TKI hendaknya mengurus ke PJTKI/jalur yang benar.
     Bupati H. Rendra Kresma mengatakan, Kabupaten Malang memang menjadi salah satu daerah penyumbang TKI di Jatim selain Blitar dan daerah lainnya. Ia berharap, para calon TKI yang memiliki keinginan untuk ke luar negeri supaya mengurus ke jalur yang resmi supaya perlindungan selama bekerja nantinya juga terjamin. Menurut Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan BNP2TKI Agus Sunaryadi, kegiatan sosialisasi melalui pagelaran seni tradisional ludruk Cak Kartolo mengambil lakon "Mburu Dolar nang Pasar". Pementasan ludruk Cak Kartolo akan diselingi penjelasan dan dialog tentang tata cara menjadi TKI yang prosedural serta tata cara mengatasi masalah-masalah bagi keluarga TKI.
     Ia berharap pementasan itu akan menyedot perhatian masyarakat Malang dan sekitarnya. "Karakteristik TKI di Kabupaten Malang adalah lebih banyak bekerja di sektor formal, mereka kebanyakan bekerja di kawasan asia pasifik, jadi kita akan lebih menekankan tentang potensi pasar TKI Formal di luar negeri dan upaya mencegah TKI ilegal atau TKI yang berangkat tidak sesuai prosedur," ujarnya ditemui secara terpisah.
     Sebelumnya, BNP2TKI juga sudah menyelenggarakan sosialisasi di Serang Banten Jumat (11 /11) dengan menampilkan Wayang Golek dengan Dalang Riswa dan penyanyi dangdut Evie Tamala. Kemudian pada Sabtu (12/11), sosialisasi melalui pagelaran seni tradisional juga sudah diselenggarakan di Kabupaten Pringsewu, Lampung dengan menampilkan musik Campur Sari asal Semarang yakni Didi Kempot.
     Sementara itu, di Jawa Tengah, pagelaran seni ternyata sudah diselenggarakan Jumat (18/11) di Kabupaten Sragen dan Kabupaten Batang pada Sabtu (19/11) dengan menampilkan wayang Golek bersama dalang kenamaan Ki Enthus Susmono. Sosialisasi melalui pagelaran seni tradisioanal akan dilanjutkan dengan pementasan ludruk serupa di Kabupaten Blitar pada Sabtu (26/11) malam yang akan berlangsung di Stadion Srengat. Untuk di Jawa Barat, sosialisasi akan berlangsung ke Kabupaten Karawang pada Jumat (2/12) dan di Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (3/12) mendatang sekaligus menutup rangkaian sosialisasi di delapan lokasi pada lima provinsi untuk tahun 2011. (Humas/gal)



Home | Pasang Banner | Redaksi | Syarat & Kondisi

Visit & Enjoy of Kabupaten Malang - Copyright 2013 Pemerintah Kabupaten Malang
Jl. Panji No. 158 Kepanjen, Malang - Telp. (0341) 392024 - Fax. (0341) 326791 - 392024