Berita

Siapkan Pilkada, Temanggung Jujug Kab. Malang

 | dibaca 2159 kali


        Malang (23/6)- Jelang penyelenggaraan pilkada kerap kali terjadi kesimpangsiuran berapa jumlah dana yang dibutuhkan. Tujuannya agar dana ini bisa dipakai secara efisien dan tak menimbulkan polemik dikemudian hari. Hal ini pula yang menarik kedatangan Pansus DPRD Kabupaten Temanggung Jateng melakukan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Malang. Rombongan sejumlah 14 orang ini diterima oleh Asisten Administrasi Purnadi, SH, M.Si siang ini (23/6) di Ruang Anusapati Setda Jl. Merdeka Timur Malang. Kabupaten Malang sebelumnya dianggap telah berhasil memanfaatkan anggaran secara optimal dalam penyelenggaraan pilkada 2010 lalu. Begitupula dengan laporan dari KPU pasca pilkada (penggunaan anggaran habis pakai atau sisa) yang besarannya Rp. 2,6 M dari dana hibah yang dianggarkan sebesar Rp. 22.130.000.000.

        Purnadi menyampaikan bahwa jumlah tersebut memang tergolong besar. “Itu didasarkan pada kondisi georgafis kita, wilayah kita sangat luas serta jumlah penduduk (yang memiliki hak pilih) banyak. Maka untuk operasional juga tinggi,” kata mantan Kadisbudpar ini. Meski begitu, untuk menetapkan jumlah itu, sebelumnya juga melalui proses yang ketat dan digodog bersama wakil rakyat. Memang, jumlah anggaran pada pilkada 2010 lalu nilainya lebih besar dari pilkada tahun 2005 (sekitar Rp. 11 M).

Belasan anggota pansus juga mengutarakan pertanyaan bagaimana mekanisme penetapan anggaran serta penggunaannya, seperti yang disampaikan oleh Hj. Masfufah. Wakil rakyat asal PKB ini menanyakan berapa rencana anggaran Pemkab. Malang untuk pilkada tahun 2015. Menanggapi hal ini, Purnadi sedikit membocorkan jumlah dana yang direncanakan untuk pilkada nanti berkisar pada angka pada angka Rp. 30 M. Jumlah tersebut akan digunakan untuk seluruh proses pelaksanaan pilkada termasuk keamanan, konsumsi, honor, dsb.
 
Abdul Kholik, anggota KPU menambahkan Kab. Malang memiliki TPS sebanyak 4.046 buah, serta DPT 1,8 juta jiwa serta proporsi partisipasi masyarakat telah mencapai 60 % pada 2010 lalu. “Tapi nanti (pilkada 2015) dana yang dibutuhkan akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi,” terangnya menyikapi naiknya jumlah anggaran dari pilkada 2010 lalu. Sementara itu, Kabid. Komunikasi dan Informatika Dishubkoninfo Ir. Khoirul Anam mengatakan terkait regulasi tower di Kab Malang, pemerintah yang dipandegani oleh Bupati H. Rendra Kresna ini juga telah menerbitkan Perda. Nomor 10 tahun 2010. Artinya regulasi masalah tower di Kab. Malang sudah jelas.
 
        Untuk operator atau provider akan dikenakan pajak setiap tahun dengan jangka waktu berjalan selama satu tahun juga. Khoirul menambahkan bahwa perda tersebut merupakan turunan dari Perda. Nomor 28 tahun 2009 yang isinya tentang pajak daerahj dan retribusi daerah. “Dari perda tahun 2010 ini, sebelum tower didirikan, pertama harus melalui dinas terkait (Dishubkominfo) yang nantinya akan ditetapkan titik mana saja yang boleh dan tidak boleh untuk didirikan sebuah tower. Selanjutnya untuk izin mendirikan tower melalui UPT Perizinan,” terang pria berkacamata ini seraya menyampaikan jumlah tower di Kab. Malang sebanyak 347 buah. Menurut Khoirul, pihaknya juga selalu mengajak berbagai provider untuk bekerjasama agar tidak terjadi kesalahpahaman. “Sosialisasi selalu kita lakukan secara teratur,” tambah pria yang gemar mengoleksi mobil SUV.
 
         Pansus DPRD asal kabupaten yang berbatasan dengan Gunung Merapi disebelah barat ini tampak puas mendengar jawaban-jawaban ini. Erda Wahyudi, SH, mengaku daerahnya saat ini memang sedang giatnya menggodok anggaran guna menyongsong pilkada yang akan dihelat pada 2013 nanti, disamping masalah regulasi tower yang didaerahnya dirasa masih kurang jelas. “Kami tergabung pada pansus II yang membahas ini, jadi kami merasa senang bisa belajar dari Kab. Malang,” ucap Erda. Saat ini, jumlah penduduk Kab. Temanggung adalah 751.000 jiwa dengan APBD sebesar kurang lebih Rp. 723 M. Sementara, kabupaten yang tepat berada ditengah-tengah Prov. Jateng ini memiliki luas 782.000 meter persegi dengan mata pencaharian utama sebagai petani tembakau. Sedangkan tower di Temanggung sampai saat ini, jelas Erda, tercatat ada 109 buah. (Humas/loh)


Home | Pasang Banner | Redaksi | Syarat & Kondisi

Visit & Enjoy of Kabupaten Malang - Copyright 2013 Pemerintah Kabupaten Malang
Jl. Panji No. 158 Kepanjen, Malang - Telp. (0341) 392024 - Fax. (0341) 326791 - 392024