Berita

Kajari Reky Gantikan Kajari Adi Susanto

 | dibaca 1165 kali


Malang, (6/7) Usai melanglang buana di sejumlah wilayah Sulawesi Utara, akhirnya Reky Sonny Eddy Lumentut, SH resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Malang menggantikan pejabat lama, H Adi Susanto, SH. MH yang dimutasi menjadi Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara di Kejaksaan Negeri Ujung Pandang, Makasar.
Pisah Kenal yang dilaksanakan hari ini, Jumat (6/7) di Club House Istana Dieng Malang, merupakan kelanjutan serah terima jabatan yang telah dilaksanakan di Kajari Jatim 5 Juli 2012 lalu. Sejumlah pejabat di Malang Raya hadir dalam kesempatan tersebut, diantaranya Bupati Malang, H. Rendra Kresna, Muspida Koordinator, Pimpinan BI, Danlanal, Danrem, Forum Pimpinan Daerah, Kepala BPN, Kajari se-Malang Raya dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab. Malang.
Dalam sambutannya, Bupati Malang H. Rendra Kresna mengucapkan banyak terima kasih atas semua yang telah dilaksanakan oleh Kajari Adi Susanto, “Selain dalam hal penanganan kasus hukum, Kabupaten Malang juga sangat terbantu dalam penangan kasus-kasus perdata. Mengingat kajari juga sebagai kuasa hukum kegiatan pemerintahan. Banyak tagihan-tagihan yang dulunya mandeg dari masyarakat yang memanfaatkan dana Pemda, sekarang mulai diangsur sehingga bertambah pula kas daerah yang masuk dan bisa digunakan untuk pembangunan di Kabupaten Malang.”
Kesahajaan dan kerendahan hati, pejabat Adi Susanto baik selama bermitra dengan pemerintah maupun dalam hubungan non formal menjadi catatan tersendiri di hati orang nomor satu di Kabupaten Malang ini. Hal serupa juga bisa dirasakan Bupati saat mendengar sambutan perkenalan dari Kajari baru, Reky Sonny Eddy Lumentut. Kepada pejabat baru Bupati juga menceritakan tentang besarnya jumlah kecamatan hingga RT yang menjadi bagian dari wilayah Kerja Pemerintah Kabupaten Malang,        “Kabuapten Malang terdiri dari 33 Kecamatan, 390 desa/kelurahan, tiga ribuan RW dan tujuh belas ribuan RT. Jumlahnya mungkin 2X lebih banyak dari Provinsi Gorontalo. Ini merupakan potensi yang besar, namun tidak menutup kemungkinan untuk potensi melanggar hukum. Tentu saja hal ini membutuhkan ekstra tenaga dan waktu untuk penanganannya.  Semoga tantangan tersebut tidak menjadi hambatan, tapi sebaliknya sebagai harapan untuk bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada secara bersama-sama,”pesan Bung Rendra mengakhiri sambutannya. (Humas/ind)
 



Home | Pasang Banner | Redaksi | Syarat & Kondisi

Visit & Enjoy of Kabupaten Malang - Copyright 2013 Pemerintah Kabupaten Malang
Jl. Panji No. 158 Kepanjen, Malang - Telp. (0341) 392024 - Fax. (0341) 326791 - 392024